Senin, 23 Agustus 2010

cara membuat e-mail

Cara Membuat Email di Yahoo
By admin on August 9th, 2008

Email, apa itu email??? istilah ini sering sekali kita dengar, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. bagi orang tertentu mungkin sudah mengerti apa itu pengertian email , tapi ada juga beberapa atau banyak orang yang belum mengerti istilah email. Email merupakan singkatan dari Electronic Mail, atau dalam bahasa Indonesianya Surat Elektronik, yaitu surat yang pengirimannya menggunakan sarana elektronik yaitu dengan jaringan internet, dengan surat elektronik atau email ini seseorang dapat mengirim naskah teks, gambar, atau bahkan mengirimkan aplikasi atau file kepada seseorang yang tentunya juga memiliki email (surat elektronik) dalam waktu yang sangat singkat. Karena email ini menggunakan jaringan internet, maka alamatnya pun juga menyesuaikan dengan penyedia layanan email di internet. Contoh penyedia layanan email adalah www.mail.yahoo.com, www.mail.google.com, dll. penyedia email biasanya menyediakan dua layanan, yaitu layanan berbayar dan layanan gratis. Perbedaan antara layanan yang berbayar dan yang gratis adalah biasanya pada kapasitas ruang untuk penampung surat, dan juga pemberian alamat email. contoh alamat yang gratis dari layanan yahoo.com adalah, sukijan@yahoo.com.
Ehmmm kalau kurang jelas tentang email, di bawah ini akan saya jelaskan langkah-langkah cara membuat email gratis, dalam hal ini saya memilih www.mail.yahoo.com.
1. langkah pertama ini tentunya adalah membukan browser kamu dulu ya (bisa IE atau internet explorer, Mozila Fire fox, atau pun opera, terserah kamu)… kemudian masukkan alamat urlnya, www.mail.yahoo.com,


sesaat kemudian akan muncul halaman yahoo mail, pastikan halamannya seperti gambar di bawah ini



2. Perhatikan pada halaman sebelah kanan, jika nanti kamu sudah mendaftar dan ingin membuka email, maka masukkan id yahoo dan paswod kamu, lalu klik Sign in. Tapi karena kamu belum mendaftar, dan belum mempunya Id yahoo dan pasword tentunya, maka kamu klik saja menu Sign Up yang berada pada bagian bawahnya menu sign in kadang juga berada di bagian atas, pokoknya cari saja yang bertuliskan Sign Up atau Daftar , jika tidak ada Sign up klik pada Create New Account.





3. sesaat setelah kamu klik Sign Up atau Create New Account, akan muncul halaman berisi formulir pendaftaran pada email yahoo seperti pada gambar di bawah ini.



lalu kamu tinggal masukkan data-data identitas diri kamu susuai kolom yang telah disediakan. di bawah ini saya beri contoh cara pengisiannya



a. untuk pengisian kolom ‘email alternat’ dikosongkan saja tidak apa-apa, atau kalau mau diisi dengan alamat email teman yang bisa dipercaya. Karena email alternatif ini berfungsi jika mungkin kamu nanti lupa dengan pasword kamu, maka pasword kamu nanti akan dikirim lewat email alternatif yang kamu masukkan tadi. Untuk pilihan pertanyaan, tinggal pilih saja (sudah disediakan, jadi tidak perlu bikin pertanyaan) dan jawabannya masukan sendiri, bagian itu fungsinya juga sama dengan email verifikasi. Yaitu jika kamu lupa dengan paswod, maka pertanyaan yang kamu pilih tadi akan muncul, dan kamu masukkan jawabn yang kamu buat tadi.

b. Masukkan code capta pada kolom yang disediakan, maksudnya yahoo meminta memasukkan code seperti itu adalah untuk menjaga keamanan server yahoo dari mesin spam. karena mesin spam tidak bisa membaca code capta, kecuali hanya manusia. jika code capta sulit dibaca, klik klah icon dua panah bengkok di sebelah kiri kode capta. maka nanti kode capta akan berubah menjadi bentuk yang lain. jika masih sulit, klik lagi sampai gampang dibaca.


4. Jika sudah diisi semua, klik pada Tombol Kuning Bertuliskan [ create my account ]

jika kolom isian formulir telah kamu isi dengan benar, maka sesaat kemudian, jendela konfirmasi akan muncul, seperti gambar di bawah ini. Klik tombol Continue, untuk melanjutkan prosesnya



5. sesaat kemudian akan diarahkan ke kontak masuk emai kamu.. disitu pasti ada satu pesan masuk… isinya dari pihak yahoo.com sendiri, biasanya ucapan selamat datang atau menikmati,



ketika pertama kali masuk email akan ada jendela pertanyaan seperti gambar di bawah ini, Klik tombol [ I've used email before ]


dan jika masih muncul jendela seperti ini lagi, Klik Tombol [x] pada bagian pojok nya.



6. untuk membuka email, klik pada Inbox, perhatikan pada gambar point nomor 5, di atas sudah saya beri tanda lingkaran. setelah kamu klik pada In Box, akan muncul daftar email yang ada di In Box, pada gambar di bawah ini karena baru membuat email, jadi baru ada satu buah email yang masuk. untuk melihat isi email nya, klik pada pada Subjeknya email yang ingin kamu buka. agar lebih jelas perhatikan gambar di bawah ini.



7. cara mengirim email, untuk cara mengirim email. klik pada Tombol New, berada di side bar sebelah kanan (perhatikan gambar di bawah ini).


8. setelah kamu klik pada tombol New, sesaat kemudian kamu akan menjumpai kolom untuk menuliskan email kamu., perhatikan gambar di bawah ini. masukkan alamat email teman kamu pada TO ; , kolom CC dikosongkan saja, Subjek sebagai tema atau judul surat, dan kolom paling bawah yang lebar sekali itu untuk menuliskan isi surat atau email yang ingin dikirimkan. jika sudah diisi semua, tekan Tombol Send



9. jika email atau surat kamu terkirim, akan di tandai seperti gambar di bawah ini. di bagian bawah terdapat dua kolom. itu merupakan tawaran, apakah kamu mau menyimpan alamat email yang barusan kamu kirimi surat atau tidak, kalau ya, masukkan nama depan dan nama belakang, kemudian klik OK


10. jika sudah selesai melakukan aktifitas pada email kamu, Klik pada tombol Sign out sebelum kamu menutup browser kamu, sebagai antisipasi untuk keamanan akun yahoo kamu.



11. Alhamdulillah sekarang email kamu sudah jadi. dan apabila nanti kamu ingin membuka lagi. tahapannya, buka alamat www.mai.yahoo.com pada browser kamu, entah itu Mozila fire fox atau Internet Explorer. kemudian masukkan alamat email dan password yang kamu buat tadi. kemudian klik Sign In.



perlu diketahui, alamat website atau situs berbeda dengan alamat email. contoh alamat situs www.ridwanaz.com, sedangkan alamat email martononingrat@yahoo.com , bukan www.martono@yahoo.com . karena saya beberapa kali menjumpai seseorang yang ingin membuka email atau mengecek isi emailnya malah memasukkan seperti ini www.martononingrat@yahoo.com pada adress bar browser nya, jelas saja yang muncul error.

semoga panduan cara membuat email di yahoo di atas dapat kamu pahami, dan tentunya bermanfaat bagi yang membutuhkan.

bios

4.3 MAIN MENU
When you enter the BIOS Setup program, the Main menu screen appears, giving you an overview of the basic system information.

refer to section "4.2.1 BIOS menu screen" for information onthe menu screen items and how to navigate through them.












4.3.1 System Time [xx:xx:xxxx]
Allows you to set the system time.
4.3.2 System Date [Day xx/xx/xxxx]
Allows you to set the system date.
4.3.3 Legacy Diskette A [1.44M, 3.5 in.]
Sets the type of floppy drive installed. Configuration options : [Disabled] [360K, 5.25 in.] [1.2M, 5.25 in.] [720K , 3.5 n.] [1.44M, 3.5 in.] [2.88M, 3.5 in.]
4.3.4 Legacy Diskette B [Disabled]
Sets the type of floppy drive installed. Configuration options : [Disabled] [360K, 5.25 in.] [1.2M, 5.25 in.] [720K , 3.5 n.] [1.44M, 3.5 in.] [2.88M, 3.5 in.]
4.3.5 Primary and Secondary IDE Master/Slave
While entering Setup,the BIOS automatically detects the presence of IDE devices. There is a separate sub-menu for each IDE device. Select a device item then press to display the IDE device information.
The BIOS automatically detects the values opposite the dimmed items (Device, Vendor , LBA Mode, PIO Mode, Async DMA, Ultra DMA, and SMART monitoring). These values are not user-configurable. These items show N/A if no IDE device is installed in the system.
Type [auto]
Selects the type of IDE drive. Settings to Auto allows automotic selections of the appropriate IDE device type. Select CDROM if you are specifically configuring a CD-ROM drive. Select ARDM (ATAPI Removable Media Device) if your device is either a ZIP, LS-120,or MO drive.Configuration options: [Not Installed] [Auto] [CDROM] [ARDM]

LBA/Large Mode [Auto]
Enables or disables the LBA mode. Setting to Auto enables the LBA mode if the device supports this mode, and if the device was not previously formatted with LBA mode disabled. Configuration options: [Disabled] [Auto]

Block (Multi-sector Transfer) M [Auto]
Enables or disables data multi-sector transfer. When set to Auto, the data transfer from and to the device occurs multiple sectors at a time if the device support multi-sector transfer feature. When set to [Disabled], the data transfer from and to the device occurs one sector at a time. Configuration options; [Disabled] [Auto]

PIO Mode [Auto]
Selects the PIO mode. Configuration options: [Auto] [0] [1] [2] [3] [4]
DMA Mode [Auto]
Select the DMA mode. Configuration options : [Auto] SWDMA0] [SWDMA 1] [SWDMA2 [SWDMA0] [SWDMA1] [SWDMA2] [UDMA0] [UDMA1] [UDMA2] [UDMA3] [UDMA4] [UMDA5]
SMART Monitoring [Auto]
Sets the Smart Monitoring, Analysis, and Reporting Technologi. Configuration options : [Auto] [Disabled] [Enabled]
32Bit Data Transfer [Disabled]
Enables or disables 32-bit data transfer. Configuration option : [Disabled] [Enabled]
4.3.6 System Information
This menu gives you an overview of the general system specifications. The BIOS automatically detects the items in this menu.



AMI BIOS
Displays the auto-detected BIOS Information
Processor
Displays the auto-detected CPU Information
Sytem Memory
Displays the auto-detected system Information

TERJEMAHAN
4.3 MENU UTAMA
Bila Anda memasukkan program Setup BIOS, layar menu Main muncul, memberi Anda gambaran sistem dasar informasi.

mengacu pada bagian "layar menu BIOS 4.2.1" untuk informasi onthe layar menu item dan cara menavigasi melalui mereka.


4.3.1 Sistem Waktu [xx: xx: xxxx]
Memungkinkan Anda untuk mengatur waktu sistem.
4.3.2 Sistem Tanggal [Hari xx / xx / xxxx]
Memungkinkan Anda untuk mengatur tanggal sistem.
4.3.3 Legacy Diskette A [1.44M, 3.5 in]
Set tipe floppy drive terpasang. Opsi konfigurasi: [diaktifkan] [360K, 5,25 in] [1.2M, 5,25 in] [720K, 3.5 n.] [1.44M, 3.5 in] [2.88M, 3.5 in]
4.3.4 Legacy Diskette B [Disabled]
Set tipe floppy drive terpasang. Opsi konfigurasi: [diaktifkan] [360K, 5,25 in] [1.2M, 5,25 in] [720K, 3.5 n.] [1.44M, 3.5 in] [2.88M, 3.5 in]
4.3.5 Dasar dan Menengah IDE Master / Slave
Sementara memasuki Setup, BIOS secara otomatis mendeteksi kehadiran perangkat IDE. Ada sub-menu terpisah untuk masing-masing perangkat IDE. Pilih salah satu perangkat item kemudian tekan untuk menampilkan informasi perangkat IDE.
BIOS akan secara otomatis mendeteksi nilai-nilai yang berlawanan dengan redup item (Device, Vendor, LBA Mode, Pio Mode, Async DMA, Ultra DMA, dan SMART pemantauan). Nilai-nilai ini tidak dapat dikonfigurasi oleh pengguna. Item ini menunjukkan N / A jika tidak ada perangkat IDE yang terinstal pada sistem.
Type[auto]
Memilih jenis drive IDE. Pengaturan ke Auto automotic memungkinkan pilihan yang sesuai jenis perangkat IDE. Pilih CDROM jika Anda mengkonfigurasi secara khusus CD-ROM. Pilih ARDM (ATAPI Removable Media Device) jika perangkat Anda baik ZIP, LS-120, atau drive.Configuration MO pilihan: [Not Installed] [Otomatis] [CDROM] [ARDM]

LBA / Large Mode [Otomatis]
Mengaktifkan atau menonaktifkan modus LBA. Setting ke Auto mode LBA memungkinkan jika perangkat mendukung mode ini, dan jika perangkat itu sebelumnya tidak diformat dengan modus LBA dinonaktifkan. Opsi konfigurasi: [Disabled] [Otomatis]

Block (Multi-sektor Transfer) M [Otomatis]
Mengaktifkan atau menonaktifkan multi-sektor data transfer. Bila diatur ke Otomatis, transfer data dari dan ke perangkat terjadi berbagai sektor pada satu waktu jika perangkat mendukung multi-sektor fitur transfer. Bila diatur ke [Disabled], transfer data dari dan ke perangkat terjadi satu sektor pada satu waktu. Opsi konfigurasi; [diaktifkan] [Otomatis]

Pio Mode [Otomatis]
Memilih modus Pio. Opsi konfigurasi: [Otomatis] [0] [1] [2] [3] [4]
DMA Mode [Otomatis]
Pilih modus DMA. Opsi konfigurasi: [Otomatis] SWDMA0] [SWDMA 1] [SWDMA2 [SWDMA0] [SWDMA1] [SWDMA2] [UDMA0] [UDMA1] [UDMA2] [UDMA3] [UDMA4] [UMDA5]
SMART Monitoring [Otomatis]
Menetapkan Smart Monitoring, Analisis, dan Pelaporan Technologi. Opsi konfigurasi: [Otomatis] [diaktifkan] [Enabled]
32bit Data Transfer [diaktifkan]
Mengaktifkan atau menonaktifkan 32-bit transfer data. Opsi konfigurasi: [diaktifkan] [Enabled]
4.3.6 Sistem Informasi
Menu ini memberi Anda gambaran sistem umum spesifikasi. BIOS akan secara otomatis mendeteksi item dalam menu ini.



AMI BIOS
Menampilkan otomatis terdeteksi Informasi BIOS
Processor
Menampilkan otomatis terdeteksi Informasi CPU
Sytem Memory
Menampilkan sistem otomatis terdeteksi Informasi

cara membuat blog

Langkah 1: Daftar Google
Daftarkan Diri Anda di Google
Lho koq? Koq di Google? Katanya mau ngajarin bikin blog di blogger.com, koq malah di Google? Tidak salah, karena untuk masuk ke blogger, Anda harus memiliki login google.com.

Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.

Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.

Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.

Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.

Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah.

Halaman Pertama
Langkah 2: Daftar Blog
Lengkapi Pendaftaran Anda
Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.

Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.

Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.

Silahkan lengkapi.

1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.

2. Lengkapi data yang lainnya.

3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?

Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan.

Form Pendaftaran 1

Form Pendaftaran 2
Langkah 3: Membuat Blog
Memilih Nama Blog dan URL Blog
Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar. Saya sendiri sampai mengulang 3X.

Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog Anda.

Sebagai contoh, saya menamakan blog tersebut dengan nama Hasna Zahidah. Sssst, jangan curiga, Hasna adalah putri saya. Saya memilih alamat blog dengan alamat http://hasna-zahidah.blogspot.com
sebagai alaternatif, bisa juga http://hasnazahidah.blogspot.com.

Jika Anda membuat lensa dengan tujuan mempromosikan produk Anda atau produk afiliasi, maka dalam memilih nama, harus berisi nama produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Misalnya jika Anda ingin menjual ebook saya, Anda bisa memilih kata kunci seperti motivasi, sukses, berpikir positif, dan kata-kata kunci lainnya yang sesuai.

Anda juga bisa meneliti kata kunci yang paling banyak dicari orang (tentu harus berhubungan dengan produk yang Anda jual) di
https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal

Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya ditambahkan abc, xzy, 101, dan bisa juga dengan menyisipkan nama Anda.

Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.

Proses Pembuatan Blog
Langkah ke 4 Blog Template
Pilih desain yang sesuai dengan selera Anda.
Berhasil? Tentu saja berhasil, memang mudah koq. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.

Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.

Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Lihat yang saya tunjuk dengan panah merah buatan saya.

Setelah itu Anda klik tanda panah yang bertuliskan LANJUTKAN

Memilih Tema
Belajar Membuat Blog Selesai
Sekarang tinggal posting, pengaturan, dan tata letak
Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh dunia (eh Indonesia).

Memang masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu pengaturan, tata letak, penambahan eleman, dan penggantian tema jika Anda menginginkan tema yang lain. Ini untuk tingkat lanjut.

Setidaknya, Anda sudah memiliki blog dan bisa posting. Hal ini sudah cukup untuk tahap awal. Untuk mendalami masalah Blog lebih dalam, saya anjurkan Anda membaca ebook Nge-Blog Dapat Duit.

Pada ebook tersebut, bukan hanya diajarkan cara nge-blog, tetapi juga bagaimana mendapatkan uang dari blog. Saya sendiri sudah membuktikannya, saya mendapatkan uang dari ngeblog. Jangan heran kalau saya rajin ngeblog.

cara membuat blog

Langkah 1: Daftar Google
Daftarkan Diri Anda di Google
Lho koq? Koq di Google? Katanya mau ngajarin bikin blog di blogger.com, koq malah di Google? Tidak salah, karena untuk masuk ke blogger, Anda harus memiliki login google.com.

Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.

Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.

Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.

Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.

Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah.

Halaman Pertama
Langkah 2: Daftar Blog
Lengkapi Pendaftaran Anda
Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.

Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.

Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.

Silahkan lengkapi.

1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.

2. Lengkapi data yang lainnya.

3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?

Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan.

Form Pendaftaran 1

Form Pendaftaran 2
Langkah 3: Membuat Blog
Memilih Nama Blog dan URL Blog
Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar. Saya sendiri sampai mengulang 3X.

Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog Anda.

Sebagai contoh, saya menamakan blog tersebut dengan nama Hasna Zahidah. Sssst, jangan curiga, Hasna adalah putri saya. Saya memilih alamat blog dengan alamat http://hasna-zahidah.blogspot.com
sebagai alaternatif, bisa juga http://hasnazahidah.blogspot.com.

Jika Anda membuat lensa dengan tujuan mempromosikan produk Anda atau produk afiliasi, maka dalam memilih nama, harus berisi nama produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Misalnya jika Anda ingin menjual ebook saya, Anda bisa memilih kata kunci seperti motivasi, sukses, berpikir positif, dan kata-kata kunci lainnya yang sesuai.

Anda juga bisa meneliti kata kunci yang paling banyak dicari orang (tentu harus berhubungan dengan produk yang Anda jual) di
https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal

Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya ditambahkan abc, xzy, 101, dan bisa juga dengan menyisipkan nama Anda.

Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.

Proses Pembuatan Blog
Langkah ke 4 Blog Template
Pilih desain yang sesuai dengan selera Anda.
Berhasil? Tentu saja berhasil, memang mudah koq. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.

Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.

Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Lihat yang saya tunjuk dengan panah merah buatan saya.

Setelah itu Anda klik tanda panah yang bertuliskan LANJUTKAN

Memilih Tema
Belajar Membuat Blog Selesai
Sekarang tinggal posting, pengaturan, dan tata letak
Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh dunia (eh Indonesia).

Memang masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu pengaturan, tata letak, penambahan eleman, dan penggantian tema jika Anda menginginkan tema yang lain. Ini untuk tingkat lanjut.

Setidaknya, Anda sudah memiliki blog dan bisa posting. Hal ini sudah cukup untuk tahap awal. Untuk mendalami masalah Blog lebih dalam, saya anjurkan Anda membaca ebook Nge-Blog Dapat Duit.

Pada ebook tersebut, bukan hanya diajarkan cara nge-blog, tetapi juga bagaimana mendapatkan uang dari blog. Saya sendiri sudah membuktikannya, saya mendapatkan uang dari ngeblog. Jangan heran kalau saya rajin ngeblog.

Jumat, 20 Agustus 2010

TOPOLOGI TOPOLOGI JARINGAN

Pengertian Topologi Jaringan Pengertian Topologi Jaringan
Topologi jaringan komputer adalah suatu cara Topologi jaringan komputer adalah suatu cara
menghubungkan komputer yang satu dengan menghubungkan komputer yang satu dengan
komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. komputer lainnya sehingga membentuk jaringan.
Dalam suatu jaringan komputer jenis topologi Dalam suatu jaringan komputer jenis topologi
yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan
komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati
kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian
dari masing dari masing - masing topologi berdasarkan masing topologi berdasarkan
karakteristiknya. karakteristiknya.
Jenis Jenis-Jenis Topologi Jenis Topologi
1. 1. Topologi BUS Topologi BUS
2. 2. Topologi Star Topologi Star
3. 3. Topologi Ring Topologi Ring
4. 4. Topologi Mesh Topologi Mesh
Topologi BUS Topologi BUS
Karakteristik Topologi BUS Karakteristik Topologi BUS
• Node Node – node dihubungkan secara serial node dihubungkan secara serial
sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel
ditutup dengan terminator. ditutup dengan terminator.
• Sangat sederhana dalam instalasi Sangat sederhana dalam instalasi
• Sangat ekonomis dalam biaya. Sangat ekonomis dalam biaya.
• Paket Paket-paket data saling bersimpangan pada paket data saling bersimpangan pada
suatu kabel suatu kabel
• Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan
adalah Tconnector pada setiap ethernet card. adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
• Problem yang sering terjadi adalah jika salah Problem yang sering terjadi adalah jika salah
satu node rusak, maka jaringan keseluruhan satu node rusak, maka jaringan keseluruhan
dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa
berkomunikasi dalam jaringan tersebut. berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS Keuntungan Topologi BUS
• Topologi yang sederhana Topologi yang sederhana
• Kabel yang digunakan sedikit untuk Kabel yang digunakan sedikit untuk
menghubungkan komputer menghubungkan komputer-komputer atau komputer atau
peralatan peralatan-peralatan yang lain peralatan yang lain
• Biayanya lebih murah dibandingkan Biayanya lebih murah dibandingkan
dengan susunan pengkabelan yang lain. dengan susunan pengkabelan yang lain.
• Cukup mudah apabila kita ingin Cukup mudah apabila kita ingin
memperluas jaringan pada topologi bus. memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian Topologi BUS Kerugian Topologi BUS
• Traffic (lalu lintas) yang padat akan Traffic (lalu lintas) yang padat akan
sangat memperlambat bus. sangat memperlambat bus.
• Setiap barrel connector yang digunakan Setiap barrel connector yang digunakan
sebagai penghubung memperlemah sebagai penghubung memperlemah
sinyal elektrik yang dikirimkan, dan sinyal elektrik yang dikirimkan, dan
kebanyakan akan menghalangi sinyal kebanyakan akan menghalangi sinyal
untuk dapat diterima dengan benar. untuk dapat diterima dengan benar.
• Sangat sulit untuk melakukan Sangat sulit untuk melakukan
troubleshoot pada bus. troubleshoot pada bus.
• Lebih lambat dibandingkan dengan Lebih lambat dibandingkan dengan
topologi yang lain. topologi yang lain.
Topologi Star Topologi Star
Karakteristik Topologi Star Karakteristik Topologi Star
• Setiap node berkomunikasi langsung dengan Setiap node berkomunikasi langsung dengan
konsentrator (HUB) konsentrator (HUB)
• Bila setiap paket data yang masuk ke Bila setiap paket data yang masuk ke
consentrator (HUB) kemudian di broadcast consentrator (HUB) kemudian di broadcast
keseluruh node yang terhubung sangat banyak keseluruh node yang terhubung sangat banyak
(misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja
jaringan akan semakin turun. jaringan akan semakin turun.
• Sangat mudah dikembangkan Sangat mudah dikembangkan
• Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah
satu kabel pada terminal putus, maka satu kabel pada terminal putus, maka
keseluruhhan jaringan masih tetap bisa keseluruhhan jaringan masih tetap bisa
berkomunikasi atau tidak terjadi down pada berkomunikasi atau tidak terjadi down pada
jaringan keseluruhan tersebut. jaringan keseluruhan tersebut.
• Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP. Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi Star Keuntungan Topologi Star
n Cukup mudah untuk mengubah dan menambah Cukup mudah untuk mengubah dan menambah
komputer ke dalam jaringan yang menggunakan komputer ke dalam jaringan yang menggunakan
topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan
yang sedang berlangsung. yang sedang berlangsung.
n Apabila satu komputer yang mengalami Apabila satu komputer yang mengalami
kerusakan dalam jaringan maka komputer kerusakan dalam jaringan maka komputer
tersebut tidak akan membuat mati seluruh tersebut tidak akan membuat mati seluruh
jaringan star. jaringan star.
n Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di
dalam jaringan yang sama dengan hub yang dalam jaringan yang sama dengan hub yang
dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda. dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi Star Kerugian Topologi Star
• Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.
Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka
seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi. seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
• Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua
kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, kabel jaringan harus ditarik ke satu central point,
jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak
kabel daripada topologi jaringan yang lain. kabel daripada topologi jaringan yang lain.
• Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada
pada hub. pada hub.
• Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan
bekerja lebih lambat bekerja lebih lambat
Topologi Ring Topologi Ring
Karakteristik Topologi Ring Karakteristik Topologi Ring
• Node Node-node dihubungkan secara serial di node dihubungkan secara serial di
sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti
lingkaran. lingkaran.
• Sangat sederhana dalam layout seperti jenis Sangat sederhana dalam layout seperti jenis
topologi bus. topologi bus.
• Paket Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah paket data dapat mengalir dalam satu arah
(kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat
dihindarkan. dihindarkan.
• Problem yang dihadapi sama dengan topologi Problem yang dihadapi sama dengan topologi
bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka
seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam
jaringan tersebut. jaringan tersebut.
• Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP
atau Patch Cable (IBM tipe 6). atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi Ring Keuntungan Topologi Ring
n Data mengalir dalam satu arah sehingga Data mengalir dalam satu arah sehingga
terjadinya collision dapat dihindarkan. terjadinya collision dapat dihindarkan.
n Aliran data mengalir lebih cepat karena Aliran data mengalir lebih cepat karena
dapat melayani data dari kiri atau kanan dapat melayani data dari kiri atau kanan
dari server. dari server.
n Dapat melayani aliran lalulintas data yang Dapat melayani aliran lalulintas data yang
padat, karena data dapat bergerak kekiri padat, karena data dapat bergerak kekiri
atau kekanan. atau kekanan.
n Waktu untuk mengakses data lebih Waktu untuk mengakses data lebih
optimal. optimal.
Kerugian Topologi Star Kerugian Topologi Star
• Apabila ada satu komputer dalam ring Apabila ada satu komputer dalam ring
yang gagal berfungsi, maka akan yang gagal berfungsi, maka akan
mempengaruhi keseluruhan jaringan. mempengaruhi keseluruhan jaringan.
• Menambah atau mengurangi komputer Menambah atau mengurangi komputer
akan mengacaukan jaringan. akan mengacaukan jaringan.
• Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang. Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
Topologi Mesh Topologi Mesh
Karakteristik Topologi Mesh Karakteristik Topologi Mesh
• Topologi mesh memiliki hubungan yang Topologi mesh memiliki hubungan yang
berlebihan antara peralatan berlebihan antara peralatan-peralatan peralatan
yang ada. yang ada.
• Susunannya pada setiap peralatan yang Susunannya pada setiap peralatan yang
ada didalam jaringan saling terhubung ada didalam jaringan saling terhubung
satu sama lain. satu sama lain.
• jika jumlah peralatan yang terhubung jika jumlah peralatan yang terhubung
sangat banyak, tentunya ini akan sangat sangat banyak, tentunya ini akan sangat
sulit sekali untuk dikendalikan sulit sekali untuk dikendalikan
dibandingkan hanya sedikit peralatan saja dibandingkan hanya sedikit peralatan saja
yang terhubung. yang terhubung.
Keuntungan Topologi Mesh Keuntungan Topologi Mesh
n Keuntungan utama dari penggunaan Keuntungan utama dari penggunaan
topologi mesh adalah fault tolerance. topologi mesh adalah fault tolerance.
n Terjaminnya kapasitas channel Terjaminnya kapasitas channel
komunikasi, karena memiliki hubungan komunikasi, karena memiliki hubungan
yang berlebih. yang berlebih.
n Relatif lebih mudah untuk dilakukan Relatif lebih mudah untuk dilakukan
troubleshoot. troubleshoot.
Kerugian Topologi Mesh Kerugian Topologi Mesh
• Sulitnya pada saat melakukan instalasi Sulitnya pada saat melakukan instalasi
dan melakukan konfigurasi ulang saat dan melakukan konfigurasi ulang saat
jumlah komputer dan peralatan jumlah komputer dan peralatan-peralatan peralatan
yang terhubung semakin meningkat yang terhubung semakin meningkat
jumlahnya. jumlahnya.
• Biaya yang besar untuk memelihara Biaya yang besar untuk memelihara
hubungan yang berlebih. hubungan yang berlebih.

Mellakukan Perbaiikan Periiferall

9
Menyiapkan perbaikan periferal
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat mampu
menyusun langkah-langkah persiapan perbaikan periferal dan memilih
peralatan bantu pemeriksaan yang tepat.
b. Uraian Materi 1
1) Pendahuluan
Periferal komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC.
Terkadang periferal tersebut tidak bekerja sebagaimana fungsinya
atau rusak. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pada periferal
tersebut. Sebelum melakukan perbaikan, perlu disusun langkahlangkah
persiapan perbaikan sebagai berikut :
- Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan,
- Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi,
- Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferal
tersebut,
- Melakukan perbaikan periferal
Sedangkan untuk melakukan perbaikan periferal, dibutuhkan beberapa
alat bantu atau tools-kit sebagai berikut :
- Obeng
- Tang
- Kuas
- Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
- Penyedot debu mini / vacum cleaner
10
2) Peralatan yang dibutuhkan untuk perbaikan periferal:
a) Obeng
Obeng merupakan alat yang paling penting dalam melakukan
perbaikan periferal. Obeng sangat berguna sekali untuk membongkar
dan memasang periferal untuk selanjutnya dilakukan perbaikan.
Obeng ada bermacam-macam bentuknya. Mulai dari obeng (+) ,
obeng (-), serta obeng bintang/kembang. Untuk melakukan perbaikan
periferal perlu dipersiapkan obeng dari berbagai ukuran.
Gambar 1. Peralatan Obeng
b) Tang
Untuk melakukan perbaikan periferal, digunakan tang cucut dan tang
kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala
skrup atau jumper yang kecil.
Gambar 2. Peralatan Tang
11
c) Kuas
Kuas digunakan untuk membersihkan komponen periferal dari debu
dan kotoran-kotoran yang menyebabkan kerusakan. Karena masalah
kotoran seringkali menjadi penyebab periferal tidak dapat berfungsi
lagi dengan baik.
Gambar 3. Peralatan Kuas
d) Penyedot debu mini
Penyedot debu mini fungsinya hampir sama dengan kuas, yaitu untuk
menghilangkan kotoran yang menempel pada periferal. Pada ujung
penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang
beragam dimaksudkan untuk disesuaikan luas sempitnya sudut-sudut
pada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkan
kotoran yang terdapat pada keyboard, fentilasi udara pada monitor
dan pada fan.
12
Gambar 4. Peralatan Penyedot Debu
e) Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran yang
mungkin sangat sulit untuk dibersihkan dengan memakai kuas atau
vacum cleaner. Kotoran atau debu yang sangat tebal dapat
menghambat kinerja periferal. Tisu juga dapat digunakan untuk
memperlancar aliran tinta pada cartridge printer injek, karena sifatnya
yang mudah menyerap cairan. Sedangkan cairan pembersih dapat
digunakan untuk membersihkan layar monitor, casing, body monitor,
dan body printer.
13
Gambar 5. Kain Kering dan Cairan Pembersih
c. Rangkuman 1
1) Sebelum melakukan perbaikan, perlu disusun langkah-langkah
persiapan perbaikan sebagai berikut :
- Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk
perbaikan,
- Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi,
- Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferal
tersebut,
- Melakukan perbaikan periferal
2) Untuk melakukan perbaikan periferal, dibutuhkan beberapa alat
bantu atau tools-kit sebagai berikut :
- Obeng
- Tang
- Kuas
- Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
14
d. Tugas 1
1) Bacalah Instruction Manual dari masing-masing peralatan
2) Pelajarilah log-sheet dari periferal PC.
e. Test Formatif 1
1) Sebelum melakukan perbaikan periferal perlu disusun langkahlangkah
persiapan, sebutkan.
2) Peralatan apa saja yang dipersiapkan untuk perbaikan periferal.
f. Kunci Jawaban Formatif 1
1) Langkah-langkah persiapan perbaikan :
a). Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan
b). Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi
c). Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferal
tersebut
d). Melakukan perbaikan periferal.
2) Alat bantu atau tools-kit sebagai berikut :
- Obeng
- Tang
- Kuas
- Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
g. Lembar Kerja 1
Alat dan Bahan
1) Periferal komputer
a) Monitor
b) Keyboard
c) Mouse
15
d) Printer
e) Fan
2) Peralatan dan bahan pembersih :
a) kuas
b) penyedot debu mini
c) kain atau tisu
d) cairan pembersih atau cleaner
Kesehatan dan keselamatan kerja
1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah
ditentukan.
Langkah Kerja
1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini
2) Buatlah daftar periferal yang ada, berikut spesifikasinya.
Kemudian, isikan pada Tabel 1.
Tabel 1. Daftar Periferal Berikut Spesifikasi
No Jenis periferal Spesifikasi
1 Monitor
2 Keyboard
3 Mouse
4 Printer
5 Fan
3) Buatlah daftar kerusakan yang sering terjadi pada periferal PC,
masukkan pada tabel 2.
16
Tabel 2. Daftar Kerusakan pada Periferal
No Jenis periferal Kerusakan
1 Monitor
2 Keyboard
3 Mouse
4 Printer
5 Fan
4) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).
5) Jika semua telah selesai rapikan alat dan bahan kemudian
kembalikan ke tempat semula.
17
2. Kegiatan Belajar 2: Melakukan perbaikan periferal
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat mampu
mengetahui prosedur melakukan perbaikan periferal.
b. Uraian Materi
1) Langkah – langkah melakukan perbaikan periferal
Untuk melakukan perbaikan periferal, perlu dilakukan diagnosa awal
kerusakan pada periferal tersebut. Kemudian menentukan langkahlangkah
perbaikan dengan baik, dan melakukan cek ulang fungsi
periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.
a) Keyboard
Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada keyboard
yaitu :
Gambar 6. Keyboard PC
(1) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya
keyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba komputer
18
macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard
present”. Pesan tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting,
komputer tidak mendeteksi adanya keyboard. Jika terjadi hal seperti
tersebut diatas, yang perlu dilakukan adalah :
- Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah
tertancap dengan benar ke CPU.
- Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut
untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
- Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih
muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
- Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa
keyboardnya yang rusak.
- Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap
muncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port
keyboard di motherbord yang rusak.
(2) Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol
keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan
terus. Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di
sela-sela tombol keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet.
Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan pada keyboard.
Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya
dengan vacuum cleaner atau dapat memakai kuas. Dan juga dapat
dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan
cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus
dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.
19
Gambar 7. Proses Pembersihan Keyboard
b) Mouse
Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mouse yaitu :
Gambar 8. Mouse PC
(1)Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal
oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan
pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang
20
terhubung dengan komputer. Pesan kesalahan tersebut adalah seperti
gambar 9 berikut ini :
Gambar 9. Tampilan Pesan Kesalahan pada Mouse
Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel
mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan
prosedur yang dilakukan:
· Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang
dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse
tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan
memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi
konsleting.
· Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan
masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.
Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang
menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan
pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui
device manager.
21
Langkah yang dilakukan :
· Klik kanan My Computer pada desktop windows
· Pilih properties>>Hardware>>Device Manager. Maka akan
muncul kotak dialog seperti di bawah ini.
Gambar 10. Tampilan Device Manager
· Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan
bantuan tombol Tab.
· Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol
Remove.
· Setelah itu restart ulang komputer.
Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse
tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau
kemudian coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang
sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang
rusak.
22
(2) Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang meloncatloncat
secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan
mouse secara tepat dan presisi.
Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena
kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut
banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih.
Langkah untuk mengatasinya adalah:
· Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya
900 derajat.
· Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol
serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
· Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua
lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen
tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang
menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan
dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di
dalamnya.
Gambar 11, 12 dan 13 dibawah ini menunjukkan prosedur langkahlangkah
pembersihan mouse.
23
Gambar 11. Prosedur Membuka Mouse
Gambar 12. Prosedur Membuka Mouse (Lanjutan)
24
Gambar 13. Prosedur Membuka Mouse (Lanjutan)
c) Fan
Fan merupakan periferal yang sangat penting bagi komputer. Fan
sangat berpengaruh pada kinerja komputer karena berhubungan
dengan sirkulasi udara pada komputer.
Gambar 14. Fan pada PC
25
Beberapa masalah yang sering terjadi :
(1) Fan pendingin mati
Masalah yang timbul komputer akan cepat panas, sering hang, reboot
dengan sendirinya dikarenakan fan pendingan mati. Langkah – langkah
perbaikan adalah:
· Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakah
kabel power sudah terpasang dengan baik.
· Bersihkan kotoran-kotoran yang ada didalamnya.
· Lepas penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya
gerakan fan tidak ada hambatan.
· Jika sambungan kabel power sudah benar dan fan sudah bersih
dari kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fan
rusak.
(2) Bunyi fan yang berisik
Masalah yang lain adalah fan terlalu berisik. Ketika komputer sedang
digunakan, suaranya terdengar sangat berisik sehingga sering
mengganggu konsentrasi terhadap pekerjaan. Untuk mengetahui dari
mana asalnya suara fan tersebut, langkah yang diambil :
· Matikan komputer dan buka casing komputer lalu hidupkan
komputer dalam keadaan casing terbuka.
· Cek apakah mungkin ada kabel yang menyangkut pada fan.
· Jika ada kabel yang menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak
mengenai fan.
26
d) Monitor
Monitor merupakan komponen output yang digunakan untuk
menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh
pemakai. Kerusakan yang sering terjadi :
Gambar 15. Monitor PC
(1) Monitor tidak mau menyala.
Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada
monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau
menyala.
Jika masalahnya monitor tidak menyala, maka prosedur yang dilakukan
adalah :
· Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
· Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada
monitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan bahwa
pemasangan sudah benar.
· Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
27
· Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange
atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan
monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan
benar. Pastikan sudah terpasang dengan benar.
· Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak
teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
(2) Monitor menjadi gelap saat loading windows
Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat
loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver
untuk monitor tidak tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam
keadaan ON screen display setting, setting frekuensi terlalu tinggi.
Untuk mengatasinya :
· Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara
menekan F8 saat komputer loading windows.
· Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis
monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal
yang akan ditampilkan oleh windows.
(3) Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
Masalah lain yang bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan
tidak sesuai dengan keinginan. Terdapat font, ikon, menu dan semua
tampilan pada monitor yang terlalu besar atau malah terlalu kecil. Hal
tersebut di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang mungkin
terlalu tinggi ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera pengguna.
Untuk mengubahnya, bisa melalui display properties. Caranya adalah :
· Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. Kemudian
akan muncul beberapa menu dan pilihlah Properties. Maka akan
muncul kotak dialog seperti gambar 16 berikut ini.
28
Gambar 16. Tampilan Display Propertis
· Kemudian pilihlah tab Settings. Ubahlah resolusi sesuai dengan
keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang
ada di kotak Screen Area, kemudian klik OK. Dalam mengeset
resolusi, yang harus diperhatikan adalah kompatibilitas resolusi
yang didukung oleh VGA Card dan monitor yang dimiliki.
Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA namun tidak
didukung oleh monitor yang dimiliki akan menyebabkan monitor
tidak menampilkan gambar dengan sempurna.
(4) Tampilan pada monitor tampak buram.
Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak buram dan kontras
warna tidak bisa diatur secara maksimal. Hal itu cukup mengganggu
29
meskipun secara umum komputer bekerja dengan baik dan tidak
banyak gangguan.
Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari
tiga tahun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena
berhubungan dengan komponen-komponen elektronika di dalam
monitor maka akan lebih baik jika harus berkonsultasi langsung
dengan ahlinya. Untuk itu perlu dilakukan analisa sebab musabab dari
permasalahan tersebut.
Monitor dalam pemakaian lama akan mengalami pergeseran warna
alami menjadi kebiru-biruan, kemerahan, kekuning-kuningan, atau
kehijau-hijauan. Apabila pada setelan nomer muncul warna-warna
tidak alami kemungkinan besar sumber masalahnya adalah pada sirkuit
driver video yang berada di dalam monitor. Sirkuit driver ini memiliki
tiga jalur warna utama yaitu merah, biru, dan hijau. Untuk
mengetesnya lakukan dengan menggunakan osciloscope.
Gambar dilayar tampak kuyu dengan kontras warna yang tidak bisa
diatur secara maksimal. Masalahnya disebabkan oleh fosfor pada
tabung katoda, yang berfungsi untuk memancarkan pendaran warna
hasil tembakan sinar elektron yang berenergi tinggi. Untuk
mengatasinya hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan mengganti
tabung katoda monitor.
Apabila warna monitor yang berganti sendiri ketika monitor dinyalakan
dalam jangka waktu lama, besar kemungkinan diakibatkan pada sirkuit
video amplifier. Untuk memperbaikinya harus membuka casing-nya,
lalu mengencangkan sambungan antara board video amplifier dengan
board raster.
30
(5) Monitor seperti berkedip saat digunakan
Pada saat komputer sedang aktif digunakan, monitor sering berkedip.
Kemungkinan yang pertama adalah disebabkan karena frekuensi
gambar pada layar terlalu rendah.
Hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting
refresh rate pada komputer. Refresh rate merupakan kemampuan
maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam
satu detik. Pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan
kenyamanan pada mata yang menggunakannya. Monitor yang memiliki
refresh rate kecil akan membuat monitor seperti bergerak dan tidak
stabil.
Untuk mengatur refresh rate, gunakan menu Display Porperties
seperti pada gambar di atas. Pada tab Setting, klik button Advanced
lalu akan muncul seperti gambar 17 di bawah ini. Dan pilih tab
Monitor. Pada tab tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate
yang diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate tersebut untuk
mendapatkan pilihan yang terbaik bagi monitor.
31
Gambar 17. Tampilan Display Propertis (lanjutan)
(6) Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor.
Pada salah satu atau beberapa sudut monitor, muncul bercak tidak
berwarna atau warna kebiru-biruan yang cukup menganggu
penampilan. Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan
magnet yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut.
Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang
ada pada menu kontrol monitor. Atau dengan menggunakan magnet
yang didekatkan di sudut-sudut monitor supaya warna kembali normal.
e) Printer
Printer merupakan komponen yang digunakan untuk mencetak
keluaran dari proses yang dilakukan komputer baik tulisan, gambar
maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas
32
ataupun lainnya. Ada tiga jenis printer yaitu printer dot matrik, Ink jet
dan Laser jet.
Gambar 18. Printer
Masalah yang sering terjadi pada printer :
(1) Printer tidak dapat mencetak
Pada saat proses percetakan akan dilakukan, printer dalam keadaan
ON, dan kertas telah terpasang dengan baik tetapi printer tidak mau
bergerak dan proses percetakan dinyatakan gagal. Untuk
mengatasinya prosedur yang dilakukan :
· Pengetesan printer dengan menggunakan print test page pada
driver printer.
Untuk melakukan hal tersebut dapat melalui
Start>>Setting>>Printers. Kemudian klik kanan pada printer
yang digunakan lalu pilih Properties. Kemudian akan muncul
gambar 19 di bawah ini :
33
Gambar 19. Tampilan Print test properties
Dalam tab General, klik tombol Print Test Page.
· Jika setelah tombol ditekan, printer bisa mencetak berarti tidak
ada masalah pada printer.
· Jika tidak, berarti ada masalah pada printernya atau pada koneksi
port printernya. Cobalah pada komputer lain, jika proses
pencetakan berhasil dilakukan berarti kerusakan bukan pada
printernya tetapi pada port printer tersebut.
34
· Jika proses pencetakan gagal berarti ada masalah pada
printernya. Untuk mengatasinya coba cek kembali printer mulai
dari cartridge sampai koneksi kabel-kabelnya.
(2) Masalah yang kedua adalah printer gagal menarik kertas.
Ketika mencetak menggunakan printer injek, printer tersebut tiba-tiba
mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga proses
pencetakan gagal.
Gambar 20. Perbaikan Printer
Permasalahan tersebut sering terjadi pada printer jenis injek.
Umumnya dikarenakan roda penggerak yang sudah mulai licin karena
waktu pemakaian yang sudah cukup lama. Bila demikian halnya,
lakukan pengamplasan sendiri dengan hati-hati pada bagian roda
penariknya. Bersihkan juga roda penggerak dari kotoran yang ada .
Kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah karena tinta yang hampir
habis. Terkadang bila tempat tinta sudah kosong, maka printer tidak
akan dapat mencetak dan jika diberikan perintah pencetakan akan
terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.
35
(3) Masalah yang ketiga kertas pada printer macet
Ketika sedang mencetak, kertas tersangkut di dalam printer. Hal itu
sering terjadi dan meskipun proses cetak berhasil, tetapi kertas hasil
cetakan menjadi kotor.
Gambar 21. Perbaikan Printer (Lanjutan)
Kertas macet pada printer yang biasa disebut dengan paper jam dapat
terjadi karena tumpukan kertas yang terlalu tebal pada paper try
printer. Atau jenis kertas yang mudah menempel satu dengan lainnya.
Dan juga bisa disebabkan karena toller pada printer yang sudah aus.
Untuk mencegah terjadinya paper jam, dapat dilakukan dengan
membatasi tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang
didukung oleh printer. Sebelum dipasang pada paper try, ada baiknya
kertas dikibas-kibaskan terlebih dahulu agar kertas tidak saling
menempel. Dan hindarkan dari debu dan sering dibersihkan. Jika paper
jam sudah terjadi pada printer, maka yang harus dilakukan adalah
menekan tuas yang tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit
kertas, kemudian secara perlahan tarik kertas yang menyangkut pada
36
printer. Selanjutnya kembalikan tuas tersebut ke posisi semula. Untuk
menemukan tuas tersebut lihatlah pada buku manual printer.
(4) Masalah yang keempat adalah hasil pencetakan tidak bagus.
Masalah lain yang sering muncul adalah hasil pencetakan yang kurang
bagus atau terlihat putus-putus. Ini disebabkan antara lain karena
memang mungkin tinta sudah habis, ataupun cartridge-nya memang
kotor.
Gambar 22. Perbaikan Printer (Lanjutan)
Untuk memastikannya, lepas cartridge dengan hati-hati untuk
mengecek apakah tinta sudah habis atau belum. Setelah itu lakukan
pembersihan pada mat head nya dengan menggunakan cairan
pembersih tinta. Caranya dengan membasahi tisu pembersih dengan
cairan pembersih tersebut, dan letakkan mat head catridge pada tisu
tersebut. Dalam melakukan hal tersebut, dibutuhkan kehati-hatian
yang sangat tinggi, karena jika tidak akan bisa berakibat fatal yaitu
rusaknya cartridge.
37
c. Rangkuman 2
1) Untuk melakukan perbaikan periferal, perlu dilakukan diagnosa
awal kerusakan pada periferal tersebut. Kemudian menentukan
langkah-langkah perbaikan dengan baik, dan melakukan cek ulang
fungsi periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.
2) Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada keyboard
yaitu :
a) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
b) Masalah kedua terletak pada tombol keyboard
3) Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada mouse
yaitu :
a) Mouse tidak terdeteksi oleh PC
b) Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
4) Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada fan yaitu :
a) Fan pendingin mati
b) Bunyi fan yang berisik
5) Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada monitor
yaitu :
a) Monitor tidak menyala
b) Monitor menjadi gelap saat loading windows
c) Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
d) Tampilan pada monitor tampak buram
e) Monitor seperti berkedip saat digunakan
f) Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor
6) Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada printer
yaitu :
a) Printer tidak mau mencetak
38
b) Printer gagal menarik kertas
c) Kertas pada printer macet
d) Hasil pencetakan tidak bagus
d. Tugas 2
1) Bacalah Instruction Manual dari masing-masing peralatan
2) Buatlah ringkasan prosedur perbaikan dari masing-masing periferal.
e. Test Formatif 2
1) Jika printer mengalami kerusakan yaitu printer gagal menarik
kertas, bagian mana dari printer yang perlu diperiksa?
2) Apa yang perlu diperiksa dan diganti jika mouse tidak terdeteksi
oleh PC?
3) Jika monitor tidak dapat menyala saat digunakan, langkah korektif
apa yang perlu dilakukan ?
f. Kunci Jawaban Formatif 2
1) Yang perlu diperiksa adalah bagian roda penggerak yang sudah
mulai licin, kemungkinan lain printer kemasukan kotoran pada roda
penggerak yang dapat mengakibatkan kertas tidak dapat ditarik.
Komponen lain yang perlu di cek adalah tinta pada cartridge,
apakah masih ada tintanya atau sudah habis.
2) Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel
mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan,
prosedur yang dilakukan lihat di halaman 19 s.d. 20.
Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang
menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan
pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui
device manager. Langkah yang dilakukan lihat di halaman 21 s.d.
23
39
3) Jika masalahnya monitor tidak menyala, maka prosedur yang
dilakukan adalah :
ü Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan On.
ü Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik
pada monitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan
bahwa pemasangan sudah benar.
ü Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
ü Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange
atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan
monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik
dan benar. Pastikan sudah terpasang dengan benar.
ü Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak
teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter
CRT, jika bagian video board adapter CRT yang rusak lebih
baik perlu dilakukan tindakan korektif dengan membawa ke
vendornya.
g. Lembar Kerja 2
Alat dan Bahan
1) Periferal komputer yang meliputi :
a) Monitor
b) Keyboard
c) Mouse
d) Printer
e) Fan
2) Peralatan (tools-kit)
40
Kesehatan dan keselamatan kerja
1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah
ditentukan.
Langkah Kerja
1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini
2) Lakukanlah pemeriksaan pada komponen-komponen periferal yang
ada.
3) Jika ada periferal yang rusak, identifikasilah komponen mana yang
mengalami kerusakan.
4) Lakukanlah prosedur penggantian komponen yang rusak sesuai
dengan SOP.
5) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).
6) Jika semua telah selesai rapikan alat dan bahan kemudian
kembalikan ke tempat semula.
41
3. Kegiatan Belajar 3 : Memeriksa Hasil Perbaikan
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat dapat
mengetahui hasil perbaikan periferal apakah sudah bisa berfungsi lagi
atau belum.
b. Uraian Materi 1
1) Pemeriksaan Periferal
Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui apakah perbaikan sudah
berhasil atau belum. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengecekan
kabel, pengetesan cetak untuk printer, dan pengecekan pada Device
Manager pada komputer. Pengecekan pada device manager
dilakukan dengan klik kanan My Computer >> Properties >>
Hardware >> Device Manager.
Gambar 23. Tampilan Device Manager
42
Pada kotak dialog tersebut di atas terdapat semua hardware yang
terpasang pada komputer. Apabila hardware tersebut sudah terinstal
dan terpasang dengan benar, maka tidak akan muncul tanda “!” pada
hardware tersebut. Apabila ada kegagalan dalam pemasangan atau
penginstalan, akan terdapat tanda “!” pada hardware tersebut.
2) Penyusunan laporan
Setiap terjadi kerusakan atau maintenance pada sebuah periferal perlu
dilakukan pencatatan atau pembuatan laporan. Laporan dapat berupa
log sheet atau sejenisnya, dengan log sheet yang dibuat setiap
melakukan perbaikan terhadap periferal akan mempermudah
pengecekan kondisi komputer dan periferalnya.
Dalam logsheet yang perlu dilaporkan meliputi:
· Tanggal : waktu kapan dilakukan perbaikan suatu periferal
· Nama periferal : nama atau jenis periferal yang dimaintenance
· Gejala kerusakan : gejala dari periferal yang mengalami
kerusakan
· Tindakan korektif : tindakan yang dilakukan untuk melakukan
perbaikan terhadap periferal.
· Keterangan : dapat berupa hasil dari perbaikan periferal.
Tabel : Laporan (Log-sheet)
No Tanggal Nama
periferal
Gejala
kerusakan
Tindakan
korektif keterangan
43
c. Rangkuman 3
1) Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui apakah perbaikan
sudah berhasil atau belum. Pemeriksaan dilakukan mulai dari
pengecekan kabel, pengetesan cetak untuk printer, dan
pengecekan pada Device Manager pada komputer.
2) Setiap terjadi kerusakan atau maintenance pada sebuah periferal
perlu dilakukan pencatatan atau pembuatan laporan.
d. Tugas 3
1) Lakukanlah pengecekan periferal yang terpasang pada PC dengan
menggunakan tool Device Manager
2) Buatlah laporan hasil pengecekan kedalam log sheet.
e. Test Formatif 3
1) Langkah apa yang diperlukan untuk menjaga agar kondisi periferal
tetap dalam keadaan baik?
2) Langkah-langkah korektif apa yang diperlukan agar kerusakan pada
bagian periferal tidak meluas ke bagian periferal yang lain?
f. Kunci Jawaban Formatif 3
1) Menjaga kebersihan , secara rutin melakukan pemeriksaan
komponen-komponen periferal.
2) Langkah korektif yang diperlukan : Secepatnya mengganti
komponen periferal yang mengalami kerusakan, jika tidak
dimungkinkan untuk melakukan penggantian sendiri lebih baik jika
di bawa ke vendornya.
g. Lembar Kerja 3
Alat dan Bahan
1) Periferal komputer yang meliputi :
a) Monitor
b) Keyboard
c) Mouse
d) Printer
e) Fan
2) Peralatan (tools-kit)
Kesehatan dan keselamatan kerja
1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah
ditentukan.
Langkah Kerja
1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini
2) Lakukanlah pemeriksaan pada komponen-komponen periferal
yang ada.
3) Jika ada periferal yang rusak, identifikasilah komponen mana
yang mengalami kerusakan.
4) Lakukanlah prosedur penggantian komponen yang rusak sesuai
dengan SOP.
5) Buatlah laporan perawatan dan penggantian komponen pada log
sheet. (lihat tabel log sheet , hal.42)
6) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).
7) Jika semua telah selesai rapikan alat dan bahan kemudian
kembalikan ke tempat semula.

Struktur dan Fungsi Komputer

Struktur dan Fungsi Komputer
Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen
saling terkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat
digambarkan dalam diagram blok pada Gambar a. Sedangkan fungsi
komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen
sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing
komponen dalam struktur tersebut adalah sebagai berikut:
13
a) Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk
memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Input device
adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem,
dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam
sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam
sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang
digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian,
alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk
memasukkan program.
Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai
alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang
demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke
sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat
komunikasi.
Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart
terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya
berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan
tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses.
Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart
terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga
input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun
demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai,
kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent terminal dapat
diprogram oleh pemakai.
Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan
menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung
yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses,
14
sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum
suatu input diproses oleh alat pemroses.
Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing
device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics
tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical
data reader atau optical character recognition reader), sensor
(misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone).
Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang
dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang
merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh
alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic
disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.
(1) Keyboard
Merupakan alat input standart yang diperlukan dalam setiap PC.
Komponen ini tidak mengalami perkembangan yang pesat. Hanya
dalam konektor dalam PC nya saja yang mengalami perkembangan.
Dimulai dengan keyboard XT, keyboard PS2, keyboard USB dan yang
baru berkembang sekarang ini adalah keyboard wireless.
Gambar 2. Keyboard AT
15
Gambar 3. Keyboard PS/2
Gambar 4. Keyboard Wireless
(2) Mouse
Mouse merupakan komponen input yang sanagt diperlukan jika
menggunakan sistem operasi grafis. Mouse lebih banyak
eprkembangannya dari pada keyboard.
Muali dari mouse serial, mouse PS/2, mouse scroll, dan saat mouse
optik.
Gambar 5. Mouse Serial
16
Gambar 6. Mouse PS/2
Gambar 7. Mouse Optik Gambar 8. Mouse Ball
b) Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan
keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hardcopy
(ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi
empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image
(dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat
dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama
adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia,
sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk
proses selanjutnya dari komputer. Peralatan output dapat berupa:
17
 Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak
tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.
Contoh hard-copy devicce:
Gambar 8. Printer
 Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan
tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
Gambar 9. Proyektor Gambar 10. Monitor
 Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk
merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh
mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat
ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat
18
input. Sekarang media penyimpan yang berkembang adalah disk
drive, hard disk, CD-ROM/CD-RW.
Gambar11l. Hard Disk Gambar 12. CD-RW
Gambar 13. Disk Drive
c) I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar
sistem. I/O Port juga biasa disebut dengan bagian interface (antar
muka) karena peralatan input dan output di atas terhubung melalui
port ini.
d) CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi
operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat
pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja
komputer.
19
Gambar 14. Prosesor
CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi program, yang
pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses
mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga
jutaan IC. Dalam dunia dagang, pemroses ini diberi nama sesuai
dengan keinginan pembuatnya dan umumnya ditambah dengan
nomor seri, misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400 (buatan
Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang dikenal dengan komputer 486
DX2), Intel Pentium 100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel
Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron 333, AMD K-II,
dan sebagainya. Masing-masing produk ini mempunyai kelebihan dan
kekurangan masing-masing.
e) Memori
(1) Random Access Memory (RAM)
Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan
disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang
dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus
isinya) oleh pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian
utama, yaitu:
 Input storage, digunakan untuk menampung input yang
dimasukkan melalui alat input.
20
 Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksiinstruksi
program yang akan diakses.
 Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan
diolah dan hasil pengolahan.
 Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari
pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih
dahulu di input storage. Bila input tersebut berupa program maka
akan dipindahkan ke program storage, dan bila berbentuk data maka
akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari pengolahan juga
ditampung terlebih dahulu di working storage dan bila akan
ditampilkan ke alat output maka hasil tersebut dipindahkan ke output
storage.
Gambar 15. Random Access Memory
(2) Read Only Memory (ROM)
Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak
bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik
pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program
pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya
program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian
tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan
bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama
21
kali sistem komputer diaktifkan. Proses mengaktifkan komputer
pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold
booting atau warm booting.
Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer
pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik
komputer mati (off) menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting
merupakan proses pengulangan pengambilan program bootstrap pada
saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga tombol tombol
pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini
biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, daripada harus
mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali.
Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan
microinstruction atau firmware karena hardware dan software
dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh
hilang atau rusak karena bila terjadi demikian, maka sistem
komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk
mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian
rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya oleh
orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak
hilang bila listrik komputer dimatikan.
Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu
dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di
dalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada
rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat
diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory),
yang hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat
diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable Programmable
Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta
22
dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping itu, ada juga
EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)
yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.
c. Rangkuman 1
1) Komputer PC terdiri dari tiga bagian utama, yaitu bagian input,
proses, dan output. Setiap bagian terdiri dari beberapa komponen
yang saling mendukung.
2) Setiap komponen pada PC mempunyai spesifikasi tertentu dan
kegunaan/fungsi khusus.
d. Tugas 1
1) Amati sebuah PC, sebutkan mana yang termasuk unit input, unit
proses, dan unit output.
2) Bukalah casing suatu PC, sebutkan catat dan sebutkan namanama
komponen yang ada didalamnya.
e. Tes Formatif 1
1) Gambarkan struktur/diagram blok dari komputer dan jelaskan
fungsi masing-masing bagian !
2) Sebutkanlah komponen-komponen pada PC yang termasuk unit
input !
3) Berilah satu contoh spesifikasi dari prosesor/mikroprosesor
f. Kunci Jawaban Formatif 1
1) Lihat Gambar a. Struktur Komputer beserta penjelasannya.
2) Keyboard, Mouse, Joy stake, Microphone, Midi, Camera,
Scanner,dsb.
3) Intel Pentium 133 : Kecepatan clock 133 Mhz, tegangan kerja 5V,
cache memori 128KB
23
g. Lembar Kerja 1
Alat dan bahan :
1) Komputer PC 1 unit lengkap dengan multi media
2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai
3) Tools set
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah
ditentukan.
Langkah Kerja
1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.
2) Bukalah penutup casing pada CPU
3) Amati semua komponen yang ada.
4) Catatlah semua komponen yang ada pada CPU dan di luar CPU.
5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan
komponen yang ada.
6) Catatlah spesifikasi dari komputer tersebut.
7) Buatlah laporan tentang spesifikasi dari komputer yang anda
amati tersebut.
8) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).
9) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan
rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.
24
2. Kegiatan Belajar 2: Perakitan PC dan Keselamatan Kerja
dalam Merakit Komputer
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
1) Peserta diklat mampu menginstalasi komponen PC dengan baik
dan aman.
2) Peserta diklat mampu mengetahui tindakan yang membahayakan
dalam pemasangan komponen PC.
b. Uraian Materi 2
Sebelum merakit sebuah PC pastikan pertalatan yang dibutuhkan
sudah tersedia, Peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
Obeng, tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali
pengikat kabel dan buki catatan. Solder maupun AVO meter jarang
dipakai apabila mempergunakan komponen yang masih baik.
Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila
komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda
tidak mengetahui apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak
menggunakan AVO meter pada motherboard apabila motherboard
masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik mana yang merupakan
titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan akibat fatal.
Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu
melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO
meter mungkin perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan
listrik di jala-jala listrik rumah anda saja. Bila anda sudah mengetahui
lihatlah di bagian power suply komputer (terdapat di dalam
cahing/kotak komputernya) apakah sudah diatur pada skala tegangan
yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda atau belum. Bila
type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu
hawatir. Apabila power suplynya tergolong semi otomatik,
25
kemungkinan anda harus memindahkan posisi saklar pengatur
tegangan ke posisi tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di
tempat anda.
Selanjutnya untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti
langkah-langkah sebagai berikut :
1) Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan
peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut
motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan
aman.
Gambar 16. Motherboard
2) Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya) perhatikan
tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda
yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah
tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor.
Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring
merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada
bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik
manual processor dari pabriknya Apabila anda kurang hati-hati
atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila
anda ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa anda
26
tanyakan kepada penjualnya. Kemudian pasanglah kipas
pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah
dilengkapi dengan kipas pendingin.
Gambar 17. Pemasangan Prosesor
3) Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan
sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada
tempatnya secara hati-hati. Apabila anda terbalik memasangnya,
maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori SDRAM,
dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan
bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori ke
dalamnya.
27
Gambar 18. Pemasangan RAM
4) Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer),
kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik
cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada
sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah
motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan
terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindahmindahkan
CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang
motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan
memiliki rangkaian elektronik yang rumit.
28
Gambar 19. Memasukkan Motherboard dalam Casing
5) Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada
prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna
hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan.
Apabila anda mempergunakan jenis motherboard jenis ATX,
pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus
ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.
Gambar 20. Pemasangan Kabel pada Motherboard
29
6) Pasanglah hard disk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia
dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara
hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara
hati-hati dan dikencangkan dengan baut. Perlu diperhatikan untuk
CD-ROM dan hard disk jumper terpasang dengan benar, karena
akan mengindentifikasikan sebagai master atau slave, akrena jika
salah hard disk atau CD-ROM tidak akan terdeteksi.
Gambar 21. Pemasangan Kabel dan Jumper
Gambar 22. Pemasangan Harddisk, Disk Drive, dan CD ROM pada
Casing
7) Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang terdapat
di hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut
30
konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang
pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada hard disk, flopy
drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini
terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan
terasa sedikit sulit. Segeralah cabut konektornya dan masukan
kembali pada posisi yang tepat.
Gambar 23. Pemasangan Kabel Power pada Harddisk, Disk Drive, dan
CD ROM
8) Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hard disk,
flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk
menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Perhatikan
sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor
satu (lihat keterangan yang dituliskan pada hard disk atau flopy
drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya
komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusakan peralatanperalatan
tersebut. Kabel yang terpasang ke flopy drive lebih
sempit bila dibandingkan kabel penghubung hard disk ataupun CD
ROM drive. Kabel penghubung hard disk dan CD ROM drive sama
ukurannya. Untuk kabel Pita strip merah pada pinggir kabel
menandakan no:1.
31
Gambar 24. Pemasangan Kabel Data
9) Sambungkan kabel dari flopy drive ke slot untuk flopy drive,
demikian pula sambungkan kabel dari hard disk ke slot IDE nomor
1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga
agar sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor satu
pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di
motherboard ataupun di manual motherboard.
Gambar 25. Slot Disk Drive, Hard disk dan CD ROM
10) Pasanglah VGA card pada slotnya, bila anda memiliki card dari
jenis ISA, anda harus menempatkan card tersebut pada ISA slot
bus di motherboard. Bila anda memiliki card VGA jenis PCI, anda
harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard.
32
Tetapi jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam
BIOS.
Gambar 26. Pemasangan VGA Card pada Motherboard
11) Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA.
Expansion card dapat berupa LAN card sound card , TV tunner
card, video capture dan lain-ain. Setelah itu kencangkan dengan
baut denag dudukan casing PC.
Gambar 27. Mengencangkan Epansion Card pada Casing
33
12) Hubungkan konektor kabel penghubung tombol "Reset" ke pin
"Reset" yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula
konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker
yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS.
Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indikator
berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar
perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard.
Gambar 28. Memasang Tombol-tombol Casing
13) Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card
VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang
tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.
14) Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di
motherboard. Dan perangkat yang lain.
Gambar 29. Terminal untuk I/O Motherboard
34
15) Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power
yang terdapat di bagian belakang power suply yang telah
terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda
dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah
anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik
ke monitor dan CPU yang anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk
CPU ke slot yang terdapat pada power suply di bagian belakang
cashing CPU.
Gambar 30. Pemasangan Kabel Power
Sekarang anda telah berhasil merakit sebuah Personal Komputer,
tetapi anda belum bisa mempergunakan komputer tersebut. Anda
masih harus mengatur program BIOS, dan memasang (menginstal)
program sistem operasi dan program aplikasi ke dalam hard disknya.
Sebelum anda mengatur program BIOS, anda cek kembali semua
langkah yang telah anda lakukan tadi. Perhatikan posisi "jumper"
jangan ada yang salah, demikian pula processor dan RAM serta kabelkabel
penghubung hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Setelah
anda yakin benar dan sudah sesuai dengan keterangan yang
35
tercantum dalam manual pabrik dari setiap peralatan tadi. Anda bisa
melakukan pengaturan program BIOS.
c. Rangkuman 2
1) Dalam merakit komponen pastikan tidak ada kaki komponen yang
terbalik, atau pemasangan kabel yang terbalik. Karena akan
berakibat fatal bagi komponen maupun peralatan yang lain.
2) Urutkan dalam merakit komponan PC sesuai dengan manual
instruksinya.
d. Tugas 2
1) Gambarkan urutan kaki komponen prosessor dan RAM.
2) Ambil sebuah motherboard PC, sebutkan nama dan fungsi dari
jumper, soket, chip, dan slot yang ada dalam motherboard.
e. Tes Formatif 2
1) Bagaimana cara mengatahui urutan kabel pita pada floppy
maupun hard disk?
2) Bagaimana cara memasang prosesor pada motherboard.
f. Kunci Jawaban Formatif 2
1) Dengan melihat warna kabel pada bagian tepi. Kabel nomor 1
adalah kabel yang berwarna merah atau biru, kabel berikutnya
bernomor berikutnya (2-34 untuk floppy dan 2-40 untuk hard
disk).
2) Lihat uraian materi 2 pada bagian pemasangan prosesor.
g. Lembar Kerja 2
Alat dan bahan :
1) Komponen PC untuk 1 unit lengkap dengan multi media.
36
2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.
3) Tools set.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah
ditentukan.
Langkah Kerja
1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.
2) Bukalah penutup casing.
3) Pasangkan motherboard ke dalamnya.
4) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan
komponen yang ada.
5) Pasangkan disk drive, hard disk, dan CD ROM drive ke casing pada
tempat yang telah disediakan dengan rapi, benar, dan kuat.
6) Pasangkan prosesor beserta pendingin dan kipasnya pada
motherboard dengan hati-hati dan benar.
7) Pasangkan RAM pada mother board.
8) Instalasi pengkabelan motherboard dengan mengacu pada buku
manual referencenya (kabel : power, kipas, disk drive, hard disk,
CD ROM Drive, LED, tombol reset, power, dlsb).
9) Pasangkan kabel power ke disk drive, hard disk, dan CD ROM
Drive.
10) Pasangkan kabel ke disk drive, hard disk, dan CD ROM Drive
dengan urutan yang benar.
11) Pasangkan semua card I/O yang ada pada slot yang tersedia di
motherboard dengan benar kemudian disekrup pada
pemegangnya supaya kuat dan kokoh.
37
12) Cek kembali semua sambungan dan pemasangan komponen yang
telah dikerjakan dengan teliti, setelah yakin benar periksakan hasil
kerja anda pada pengajar.
13) Buatlah laporan tentang perakitan PC dari komputer yang anda
rakit tersebut.
14) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).
15) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan
rapikan alat dan
38
3. Kegiatan Belajar 3 : BIOS dan Konfigurasi Sistem
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
1) Peserta diklat mampu mengenal BIOS dalam setiap PC.
2) Peserta diklat mampu mengoperasikan BIOS untuk mengaktifkan
dan menonaktifkan PC.
b. Uraian Materi 3
Basic Input Output System atau sering disebut BIOS merupakan
firmware. BIOS digunakan untuk mengatur komponen PC secara
software atau dengan kata lain disebut dengan istilah jumper less
Komponen PC yang dapat diseting melalui BIOS hanya tertentu saja,
dan merupakan komponen pokok dalam sebuah PC dan komponen
yang terintegrasi dengan mainboard (Onboard). Berikut komponen
yang dapat di set melalui BIOS:
· Hard disk
· CD-ROM
· Floppy disk
· RAM
· Processor
· LAN onboard
· Souncard onboard
· VGA onboard
Dalam modul ini digunakan Award BIOS sebagai contoh untuk
menkofigurasi komponen PC. Sedangakn untuk BIOS dengan merk
lain hampir sama, hanya letak dan namnya saja yang munkin
berbeda. Pada AWARD BIOS terdapat beberapa menu pokok yaitu:
MAIN, ADVANCED, POWER, BOOT, EXIT. Berikut langakah - langkah
untuk mengatur komponen PC.
39
1) Hard Disk dan CD-ROM
Untuk komponen hard disk, dalam BIOS hanya mangatur aktif
tidaknya serbuah hard disk, dan juga menentukan berapa besar
kapasitas sebuah hard disk baiks scara manual maupun otomastis.
Terletak dalam menu MAIN kemudian dilanjutkan pada sub menu
letak dari drive terpasang.
Gambar 31.Pengenalan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS
Selanjutnya untuk mengatur hard disk atau CD ROM, masuk ke sub
menu letak hard disk atau CD ROM terpasang. Kita asumsikan
bahawa hard disk terlatak pada primary master.
Gambar 32. Penentuan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS
40
Dalam menu di atas merupakan tampilan untuk mengatur hard disk
yang terletak di primary master. Yang perlu diatur dalam menu di atas
adalah “type”, dalam menu tersebut terdapat pilihan diantaranya:
Auto, User Type HDD, CD-ROM, LS-120, ZIP, MO, Other ATAPI device,
dana None. Untuk lebih amany pilih Auto karena system akan
medeteksi secara otomatis device yang terpasang, sedangkan None
digunakn untuk men-disable hard disk atau tidak ada device yang
terpasang.
2) Floppy Disk
Untuk mengatur floopy disk terletak dalam menu yang sama seperti
hardik dan CD_ROM. Terletak dalam menu MAIN dan pada umumnya
bernama legacy diskette A. dalam opsi drive A dapat dipilih bermacam
jenis type Disk Drive seperti 1.44 MB, 3.5-“ 720Kb, 3.5 “ – 2.88MB,
3.5” -360KB, 5.24”- 720kb, 5.25” dan none. Opsi “none” digunakan
untuk menonaktifkan floppy disk. Pilih sesuai dengan floopy disk yang
terpasang atau jika tidak terdapat floopy disk terpasang dapat
digunakan pilihan None.
Gambar 33. Pengenalan Floppy Disk pada BIOS
41
3) RAM
RAM hanya dapat diatur bagian clock latency-nya saja tetapi tidak
semua RAM dapat diatur, merk tertentu saja yang dapat di set secara
manual. Hanya RAM yang sering digunakan untuk overcloking yang
dapat diset manual. Untuk mestting masuk ke menu advanced à
Chip Configuration.
Gambar 34. Pengaturan RAM pada BIOS
Pada gambar di atas untuk menentukan seting secara manual atau
otomatis terletak dalam sub menu “SDRAM Cofiguration” Untuk “By
SPD” akan dilakukan seting secara automatis oleh sistem sedangkan
untuk seting secara manual pilih “User Define”. Hati- hati dalam
mengubah nilai Clock latency dari RAM, sesuaikan dengan
kemampuan RAM yang terpasang. Untuk lebih amannya gunalan
pilihan secara otomatis selain lebih aman nilai yang diatur akan
disesuaikan dengan nilai default RAM yang terpasang.
4) Prosesor
Ada beberapa cara untuk mengatur kecepatan prosesor sesuai dengan
kemampuannya. Untuk seting dengan BIOS tidak semua prosesor bisa
42
diatur, hanya prosesor tertentu saja yang dapat di set lewat BIOS.
Untuk mengatur variabel-variabel dalam prosesor masuk kedalam
menu advanced, maka akan terlihat beberapa menu yang
berhubungan dengan CPU, yaitu: CPU speed, CPU/PCI Frequency,
dan CPU/Memory frequency ratio. CPU Speed merupakan kecepatan
CPU yang dapat ditentukan secara Manual maupun otomatis. Untuk
melakukan Overcloking dapat dilakuakn seting pada bagian
CPU/Memory frequency ratio. Pada bagian ini dapat di set jika CPU
Speed dipilih manual. Tetapi perlu diingat sesuiakn dengan
kemampuan prosesor karen jika tidak akan berakibat fatal.
Gambar 35. Pengaturan Prosesor pada BIOS
5) LAN Onboard dan Sound onboard
Untuk kedua komponen ini sama dalam melakukan konfigurasi di
dalam BIOS. Terletak dalam menu yang sama dan untuk
mengaktifkan dengan memelih “enabled” pada masing-masing
komponen. Sedangkan untuk menonaktifkan cukup dengan memilih
“disabled”. Sedangkan untuk opsi auto digunakan untuk medeteksi
secara otomatis, jika ada komponen yang terpasang maka akan
automatis mengaktifkan komponen tersebut. Untuk masuk dalam
43
konfigurasi komponen ini masuk menu Advanced à Chip
Configuration. Dalam versi BIOS ini LAN Onboard dengan menu MCP
MAC Controller sedangkan Sound Onboard denagn menu MCP Audio
Controller, pilih enabled atau Auto untuk mengatifkan komponen
tersebut. Perlu diingat apbila ingin memasang komponen baru yang
bukan onboard dan komponen tersebut sejenis dengan komponen
yang onboard maka harus dinon-aktifkan komponen yang onboard
tersebut terlebih dahulu. Karena jika tidak akan terjadi konflik IRQ
atau I/O addres-nya.
Gambar 36. Pengaturan LAN dan Sound onboard pada BIOS
6) VGA Onboard
Untuk mengatur komponen VGA onboard yang perlu diperhatikan
adalah mengatur besar kecilnya shared memori. Shared memori
adalah memori yang digunakan oleh VGA sebagai buffer dan
diambilkan dari RAM. Besarnya nilai shared memori tegantung
kemampuan VGA dan besarnya RAM yang terpasang. Untuk mangatur
besarnya shared memori masuk ke menu advaced Chip Configuration.
Pilih bagian “VGA Shared memory size”. Besar kecilnya nilai memory
yang diambil tergantung dari Jenis VGA Onboardnya dan besarnya
kapasitas RAM yang terpasang.
44
Gambar 37. Pengaturan VGA Onboard pada BIOS
Satu hal lagi dalam VGA yang sangat penting adalah Primary VGA
BIOS. Opsi ini terletak dalam menu Advanced à PCI Configuration,
digunakan untuk memilih urutan deteksi dari VGA yang terpasang
dalam sistem. Urutan tersebut diantaranya: PCI VGA Card, AGP VGA
card, dan Onboard VGA. Jika VGA yang digunkan dalah Onboard maka
set dengan Onboard VGA.
Gambar 38. Penentuan Jenis VGA lewat BIOS
45
7) Aktivasi komponen melalui sistem operasi
Untuk mengaktifkan komponen-komponen dalam sistem operasi harus
dipersiapkan terlebih dahulu driver dari masing-masing komponen.
Secara Umum untuk instalasi driver dari setiap komponen adalah
sama. Berikut aktifasi komponen dalam sistem opeprasi:
a) klik kanan pada my computer --> properties
Gambar 39. My Computer Properties
b) komponen yang belum terinstall akan terlihat tanda peringantan,
seperti gambar di bawah ini
Gambar 40. Tanda Komponen yang Tidak Aktif
46
c) klik kanan pada icon komponen tersebut selanjutnya klik update
driver. Maka akan tampil keluaran seperti gambar di bawah ini.
Gambar 41. Kotak Dialog Update Driver
d) Pilih yang advanced untuk menentukan secara manual letak driver
dari komponen.
Gambar 42. Penentuan Letak Driver Komponen
e) Jika driver yang diapasang sesuai, maka proses instalasi
komponen telah selesai, selanjutnya komponen dapat digunkan.
47
Sedangakan untuk komponen tertentu perlu dilakukan restart
sistem.
Gambar 43. Instalasi Driver Seleasi
c. Rangkuman 3
1) Untuk mengatur komponen secara software dilakukan dengan
BIOS. Komponen yang dapat diatur adalah komponen yang
pokok dalam PC dan integrated komponen dalam system.
2) Untuk komponen yang telah terintegrasi dalam sistem untuk
mngaktifkan dengan memih Enabled dan untuk menonaktifkan
dengan mendisabled.
3) Untuk memasang komponen yang sejenis dengan komponen yang
terintegrasi mak perlu dimatikan terlebih dahulu komponen yang
terintegrasi.
d. Tugas 3
1) Amatilah seting BIOS pada suatu PC, kemudian catatlah.
2) Setinglah BIOS pada PC tersebut sesuai dengan komponen dan
pheriperal yang terpasang.
48
e. Tes Formatif 3
1) Apa beda mode auto dan manual pada setting BIOS?
2) Bagaimana cara menyeting BIOS, supaya PC dapat bekerja
dengan optimal.
f. Kunci Jawaban Formatif 2
1) Mode auto BIOS akan membaca setting secara otomatis sesuai
dengan kondisi komponen dan peripheral yang terpasang.
Sedangkan mode manual setting harus diisi oleh pengguna sesuai
dengan spesifikasi komponen atau peralatan yang terpasang.
2) Pengesetan setting pada BIOS diisi secara manual sesuai dengan
spesifikasi komponen dan peralaan yang terpasang. Bagian setting
peralatan yang tidak ada disetting disable atau none. Dengan
demikian kerja komputer akan lebih cepat.
g. Lembar Kerja 3
Alat dan bahan :
1) PC 1 unit lengkap dengan multi media.
2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.
3) Tools set.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah
ditentukan.
Langkah Kerja
1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.
2) Bukalah penutup casing pada CPU
49
3) Amati semua komponen yang ada.
4) Catatlah semua komponen dan peripheral yang ada pada CPU dan
di luar CPU.
5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan
komponen yang ada.
6) Catatlah spesifikasi dari komponen dan peripheral tersebut.
7) Hidupkan komputer dan tekan tombol Del (atau yang lain sesuai
dengan petunjuk yang ada atau pesan yang ditampilkan dilayar)
untuk menuju menu setting BIOS.
8) Catatlah semua setting BIOS yang ada disitu.
9) Keluar dari menu setting lanjutkan sampai proses booting selesai,
amati dan catat lama waktu booting, kemudian matikan dengan
prosedur mematikan yang benar.
10) Ulangi langkah 7, kemudian ubahlah setting BIOS tersebut sesuai
dengan spesifikasi komponen dan peripheral yang terpasang.
11) Ulangi langkah 9.
12) Buatlah laporan tentang lama waktu booting dan pengaruh
setting BIOS pada komputerut.
13) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing
(pengajar).
14) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan
rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.
50
4. Kegiatan Belajar 4 : Peripheral PC dan Setting Peripheral
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
1) Peserta diklat mampu menjelaskan peralatan yang dibutuhkan
dalam menyambung/memasang peripheral.
2) Peserta diklat mampu menjelaskan prosedur pemasangan/
penyambungan peripheral dengan baik dan benar.
3) Peserta diklat mampu menjelaskan setting peripheral
menggunakan software.
b. Uraian Materi 4
Peripheral komputer merupakan peralatan tambahan komputer yang
dibutuhkan untuk keperluan – keperluan lain. Misalnya koneksi
jaringan, mencetak, atau mengambil gambar. Peripheral tersebut
meliputi Printer, Scanner, Modem, Network Card, dan lain sebagainya.
Instalasi peripheral meliputi instalasi secara fisik dan instalasi secara
software. Instalasi fisik meliputi pemasangan peripheral dengan baik
dan benar, dan instalasi software meliputi pengenalan peripheral
terhadap sistem operasi yaitu dengan menginstall driver yang
dibutuhkan.
1) Printer
Printer merupakan komponen output yang digolongkan sebagai Hard
Copy Device. Yaitu merupakan alat yang digunakan untuk mencetak
keluaran dari proses yang dilakukan oleh komputer baik tulisan
maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas
ataupun yang lainnya.
Ada tiga jenis printer yang beredar dipasaran. Dot matrik, Ink Jet, dan
Laser Jet. Printer Dot Matrik merupakan printer yang menggunakan
pita sebagai alat percetakannya. Ink Jet menggunakan tinta,
51
sedangkan laser jet menggunakan serbuk laser. Sedangkan jenis
konektor printer ada dua macam yaitu melalui konektor Paralel Port
dan USB Port.
Langkah – langkah instalasi printer :
- Tancapkan kabel printer pada printer dan konektor parallel port
male/konektor USB port pada komputer dengan benar.
Gambar 44. Konektor Paralel untuk Printer
52
Gambar 45. Konektor Printer USB
- Pastikan catridge printer sudah terpasang dengan benar.
- Hubungkan printer ke jala-jalla listrik
- Dan pastikan ada ativitas dalam printer tersebut (catrigde
bergerak).
- Sampai langkah ini instalasi peripheral secar fisik sudah selesai
- Selanjutnya tinggal instalasi untuk software yaitu pemasangan
driver.
Pada instalasi driver, biasanya pada sistem operasi Windows XP akan
secara otomatis menjalankan file instalasi driver tersebut. Langkah –
langkahnya adalah sebagai berikut :
- Masukan CD Driver bawaan printer tersebut, dalam praktek kali ini
printer yang akan diinstal adalah printer Canon BJC-2100.
- Setelah CD dimasukan, Windows akan secara otomatis
menjalankan file eksekusi dan akan muncul kotak dialog seperti
berikut :
53
Gambar 46. Tampilan Awal Instal Printer
- Setelah itu tekan tombol Next, untuk konfirmasi bahwa Anda
akan menginstall driver tersebut. Dan setelah itu akan muncul
kotak dialog seperti berikut :
Gambar 47. Kotak Dialog Instal Printer BJC-2100SP
54
- Klik tombol Start, untuk memulai proses instalasi dengan memilih
option Printer Driver.
Gambar 48. Kotak Dialog Proses Instal Printer BJC-2100SP
- Setelah proses peng-copy-an file selesai, akan muncul kotak
dialog seperti gambar di bawah ini.
Gambar 49. Kotak Dialog Deteksi Port Printer
55
- Untuk selanjutnya tekan tombol Manual Selection untuk
memilih port yang akan digunakan. Dan setelah itu akan muncul
kotak dialog seperti berikut ini.
Gambar 50. Kotak Dialog Seleksi Port Secara Manual
- Setelah pemilihan port selesai, tekan tombol Next dan proses
instalasi akan selesai dan printer siap digunakan.
2) Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan
mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat
pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar
monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan
dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang
kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.